Sabtu, 26 Oktober 2013

Tanda Baca EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan penyempurnaan dari ejaan-ejaan sebelumnya. EYD diresmikan pada saat pidato kenegaraan memperingati HUT Kemerdekaan RI XXVII, 17 agustus 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi. Kemudian dikukuhkan dalam Surat Keputusan Presiden No. 57 tahun 1972. EYD ini hasil kerja panitia ejaan Bahasa Indonesia yang dibentuk tahun 1966.

Sumber : http://senseleaf.blogspot.com/2012/03/jenis-jenis-ejaan-dan-ejaan-yang.html 

Sabtu, 12 Oktober 2013

Tanda Baca



    Pengertian dari tanda baca itu adalah tanda yang digunakan ketika membaca. Tanda yang digunakan untuk menulis sebuah bacaan agar bacaan tersebut tersampaikan dengan baik. Tanda untuk membaca berbentuk seperti simbol. Simbol ini sama sekali tidak ada hubungan dengan huruf, pilihan kata, frasa atau kalimat. Simbol ini tidak berfungsi sebagai huruf . Simbol ini bertujuan untuk mengatur intonasi dan jeda pada sebuah tulisan. Di jaman sekarang ini, emosi sepertinya juga bisa diwakilkan oleh tanda baca. Sesuai dengan sifat bahasa itu sendiri, yaitu dinamis dan konvensional, tanda untuk membaca memiliki aturan yang berbeda berdasarkan bahasa, lokasi dan waktu. Simbol ini dapat dikembangkan sesuai kebutuhan para pengguna bahasa. Perubahan ini memerlukan proses dan waktu yang cukup lama. Perlu juga alasan yang kuat dan logis.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Ragam Bahasa

A.   Pengertian Ragam Bahasa

Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa,menurut pemakaian. Bedanya dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri . Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.

tips4u.blogspot.com/2012/10/ragam-bahasa.html