Sabtu, 30 Mei 2015

IT Forensics



Beberapa definisi IT Forensics.
1.    Definisi sederhana, yaitu penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal.
2.  Menurut Noblett, yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan di media komputer.
3.      Menurut Judd Robin, yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.
 Tujuan IT Forensics.
Adalah untuk mengamankan dan menganalisa bukti digital. Dari data yang diperoleh melalui survey oleh FBI dan The Computer Security Institute, pada tahun 1999 mengatakan bahwa 51% responden mengakui bahwa mereka telah menderita kerugian terutama dalam bidang finansial akibat kejahatan komputer. Kejahatan Komputer dibagi menjadi dua, yaitu :
1.      Komputer fraud.
Kejahatan atau pelanggaran dari segi sistem organisasi komputer.
2.      Komputer crime.
Merupakan kegiatan berbahaya dimana menggunakan media komputer dalam melakukan pelanggaran hukum.

Terminologi IT Forensics.
A.    Bukti digital (digital evidence).
adalah informasi yang didapat dalam bentuk atau format digital, contohnya e-mail.
B.     Empat elemen kunci forensik dalam teknologi informasi, antara lain :
1.      Identifikasi dari bukti digital.
Merupakan tahapan paling awal forensik dalam teknologi informasi. Pada tahapan ini dilakukan identifikasi dimana bukti itu berada, dimana bukti itu disimpan dan bagaimana penyimpanannya untuk mempermudah tahapan selanjutnya.
2.      Penyimpanan bukti digital.
Termasuk tahapan yang paling kritis dalam forensik. Bukti digital dapat saja hilang karena penyimpanannya yang kurang baik.
3.      Analisa bukti digital.
Pengambilan, pemrosesan, dan interpretasi dari bukti digital merupakan bagian penting dalam analisa bukti digital.
  4.      Presentasi bukti digital.
Proses persidangan dimana bukti digital akan diuji dengan kasus yang ada. Presentasi disini berupa penunjukkan bukti digital yang berhubungan dengan kasus yang disidangkan.   
  
Investigasi kasus teknologi informasi.
1.      Prosedur forensik yang umum digunakan, antara lain :
a.         Membuat copies dari keseluruhan log data, file, dan lain-lain yang dianggap perlu pada suatu media yang terpisah.
b.      Membuat copies secara matematis.
c.          Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang dikerjakan.
2.      Bukti yang digunakan dalam IT Forensics berupa :
a.          Harddisk.
b.      Floopy disk atau media lain yang bersifat removeable.
c.          Network system.
3.      Beberapa metode yang umum digunakan untuk forensik pada komputer ada dua yaitu :
a.          Search dan seizure.
Dimulai dari perumusan suatu rencana.
b.      Pencarian informasi (discovery information).
Metode pencarian informasi yang dilakukan oleh investigator merupakn pencarian bukti tambahan dengan mengandalkan saksi baik secara langsung maupun tidak langsung terlibat dengan kasus ini.

Pengertian Audit IT.
Secara umum Audit IT adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan komputer.
Audit IT sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality), dan keutuhan (integrity) dari sistem informasi organisasi.

PENGERTIAN AUDIT AROUND THE COMPUTER
            Audit around the computer masuk ke dalam kategori audit sistem informasi dan lebih tepatnya masuk ke dalam metode audit.  Audit around the computer dapat dikatakan hanya memeriksa dari sisi user saja dan pada masukan dan keluaranya tanpa memeriksa lebih terhadap program atau sistemnya, bisa juga dikatakan bahwa audit around the computer adalah audit yang dipandang dari sudut pandang black box.
            Dalam pengauditannya yaitu auditor menguji keandalan sebuah informasi yang dihasilkan oleh komputer dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan hasil dari sebuah transaksi yang dimasukkan dalam sistem. Kemudian, kalkulasi tersebut dibandingkan dengan output yang dihasilkan oleh sistem. Apabila ternyata valid dan akurat, diasumsikan bahwa pengendalian sistem telah efektif dan sistem telah beroperasi dengan baik.
            Audit around the computer dilakukan pada saat:
1.      Dokumen sumber tersedia dalam bentuk kertas (bahasa non-mesin), artinya masih kasat mata dan dilihat secara visual.
2.      Dokumen-dokumen disimpan dalam file dengan cara yang mudah ditemukan.
3.      Keluaran dapat diperoleh dari daftar yang terinci dan auditor mudah menelusuri setiap transaksi dari dokumen sumber kepada keluaran dan sebaliknya.
            Kelebihan dan Kelemahan dari metode Audit Around The Computer adalah sebagai berikut:
Kelebihan:
1.      Proses audit tidak memakan waktu lama karena hanya melakukan audit tidak secara mendalam.
2.      Tidak harus mengetahui seluruh proses penanganan sistem.
Kelemahan:
1.      Umumnya database mencakup jumlah data yang banyak dan sulit untuk ditelusuri secara manual.
2.      Tidak membuat auditor memahami sistem komputer lebih baik.
3.      Mengabaikan pengendalian sistem, sehingga rawan terhadap kesalahan dan kelemahan potensial dalam sistem.
4.      Lebih berkenaan dengan hal yang lalu daripada audit yang preventif.
5.      Kemampuan komputer sebagai fasilitas penunjang audit mubadzir.
6.      Tidak mencakup keseluruhan maksud dan tujuan audit.

3   PENGERTIAN AUDIT THROUGH THE COMPUTER
            Audit through the computer adalah dimana auditor selain memeriksa data masukan dan keluaran, juga melakukan uji coba proses program dan sistemnya atau yang disebut dengan white box, sehinga auditor merasakan sendiri langkah demi langkah pelaksanaan sistem serta mengetahui sistem bagaimana sistem dijalankan pada proses tertentu.
            Audit around the computer dilakukan pada saat:
1.      Sistem aplikasi komputer memproses input yang cukup besar dan menghasilkan output yang cukup besar pula, sehingga memperluas audit untuk meneliti keabsahannya.
2.      Bagian penting dari struktur pengendalian intern perusahaan terdapat di dalam komputerisasi yang digunakan.
            Kelebihan dan Kelemahan dari metode Audit Through The Computer adalah sebagai berikut:
Kelebihan:
1.      Dapat meningkatkan kekuatan pengujian system aplikasi secara efektif.
2.      Dapat memeriksa secara langsung logika pemprosesan dan system aplikasi.
3.      Kemampuan system dapat menangani perubahan dan kemungkinan kehilangan yang terjadi pada masa yang akan dating.
4.      Auditor memperoleh kemampuan yang besar dan efektif dalam melakukan pengujian terhadap system computer.
5.      Auditor merasa lebih yakin terhadap kebenaran hasil kerjanya.
Kelemahan:
1.      Biaya yang dibutuhkan relative tinggi karena jumlaj jam kerja yang banyak untuk dapat lenih memahami struktur pengendalian intern dari pelaksanaan system aplikasi.
2.      Butuh keahlian teknis yang mendalam untuk memahami cara kerja sistem.

4    PERBEDAAN ANTARA AUDIT AROUND THE COMPUTER DENGAN AUDIT THROUGH THE COMPUTER
            Perbedaan antara audit around the computer dengan audit through the computer dilihat dari prosedur lembar kerja IT audit.

AUDIT AROUND THE COMPUTER
AUDIT THROUG THE COMPUTER
1.      Sistem harus sederhana dan berorientasi pada sistem batch.
Pada umumnya sistem batch komputer merupakan suatu pengembangan langsung dari sistem manual.

2.      Melihat keefektifan biaya.
Seringkali keefektifan biaya dalam Audit Around The Computer pada saat aplikasi yang digunakan untuk keseragaman kemasan dalam program software.

3.      Auditor harus besikap userfriendly.
Biasanya pendekatan sederhana yang berhubungan dengan audit dan dapat dipraktekkan oleh auditor yang mempunyai pengetahuan teknik tentang komputer.

1.      Volume input dan output.
Input dari proses sistem aplikasi dalam volume besar dan output yang dihasilkan dalam volume yang sangat besar dan luas. Pengecekan langsung dari sistem input dan output yang sulit dikerjakan.

2.      Pertimbangan efisiensi.
Karena adanya pertimbangan keuntungan biaya, jarak yang banyak dalam uji coba penampakan audit adalah biasa dalam suatu sistem.

Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Audit


Sabtu, 25 April 2015

Menghilankan Virus Shortcut Pada Flashdisk

Pada penulisan ke dua ini saya meberitahu cara menghilangkan virus shortcut pada flashdisk. Karena sebelumnya saya pernah mengalami kejadian tersebut. Akibat dari virus  flashdiks tersebut laptop saya menjadi lambat dan apabila flashdisk pengguna lain berhubungan dengan laptop saya akan terkena virus shortcut juga. Virus shortcut merupakan salah satu virus yang dapat menggandakan tubuhnya di dalam flashdisk bahkan komputer anda jika didiamkan terus menerus. Meskipun sepintas jika kita melihat icon shortcut di dalam flashdisk / komputer tidak ada yang mencurigakan, namun sebenarnya virus shortcut dapat berdampak negatif bagi flashdisk atau komputer milik anda jika anda mengklik icon/file shortcut tersebut.
 Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada flashdisk atau komputer a, berikut akan sedikit saya share cara ampuh untuk menghilangkan virus shortcut di flashdisk.

langkah-langkah :

1. Masukkan flashdisk yang di dalamnya terdapat file/icon shortcut ke dalam PC/Laptop. Jangan langsung buka explorer, karena ditakutkan akan menjangkit PC/Laptop.

2. Klik Start -> All Programs -> Accesories -> Command Prompt

3. Ketikkan { attrib -h -r -s /s /d f:\*.* } tuliskan tanpa tanda kurung, tulis hanya tulisan yang berwarna merah.

#Keterangan :
-h  :  perintah untuk meng-unhide seluruh file yang ada di drive F.
-r  :  perintah untuk membuat file-file yang ada di drive F tidak lagi read-only.
-s  :  perintah untuk melepaskan file-file yang ada di drive F dari system agar mudah dihapus.
f   :  drive flashdisk anda. Ganti huruf f tersebut jika pada PC anda, flashdisk tidak terletak di        drive f karena setiap PC memiliki ekstensi yang berbeda-beda.

4. Tekan Enter dan tunggu hingga proses selesai.

5. Ketika proses telah selesai, jangan langsung tutup Command Prompt, buka terlebih dahulu flashdisk anda.

6. Hapus secara permanen file/icon shortcut di dalam flashdisk tersebut dengan cara tekan tombol Shift + Delete.

7. Selesai

Untuk menghindari virus yang dapat menjangkit komputer atau flashdisk kita, ada baiknya selalu meng-update antivirus yang terdapat pada PC/Laptop anda. Biasakan untuk melakukan proses scanning sebelum anda membuka/mengexplore  ketika memasukkan flashdisk ke dalam komputer/laptop
.

Peran KPK di dalam sosial media





Pada tugas kali ini saya ingin meriview sebuah akun  Twitter dari KPK dengan akun yang bernama @KPK_RI . Review yang akan saya bahas Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan Gerakan Nasional “Saya Perempuan Anti Korupsi” (GN SPAK).

 

 


Dalam acara tersebut, turut dihadiri oleh Ketua KPK Sementara Taufiequrachman Ruki Dalam sambutannya, Ruki mengatakan bahwa Indonesia memiliki banyak perempuan tangguh yang telah memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan. Sudah seharusnya, perjuangan itu dilanjutkan dengan membebaskan Tanah Air dari belenggu korupsi. “Karenanya, KPK memandang gerakan nasional ini menjadi penting untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat sehingga lahir generasi antikorupsi di masa yang akan datang.”


Menurut saya, KPK sudah cukup bagus untuk hal tersebut karena Gerakan Nasional SPAK memandang peran perempuan sangat penting dalam pencegahan korupsi, baik sebagai ibu, istri maupun sebagai anggota masyarakat. Dan saya berharap, gerakan ini mampu memproduksi sebanyak mungkin para perempuan dan organisasi perempuan untuk ikut berpartisipasi dengan melindungi diri dari korupsi dengan cara menyebarluaskan pengetahuan, modus-modus dan peluang-peluang yang berpotensi korupsi serta konsekuensi hukumnya. Sehingga pengaruh positif ini, tidak hanya bagi anak dan suaminya, melainkan juga masyarakatnya di manapun mereka berada.
 


Sabtu, 18 April 2015

Vclass Pretest dan posttest PPSI

1. Apakah yang dimaksud dengan estimasi? Carilah satu contoh yang berhubungan dengan estimasi!

Jawab:
Definisi Estimasi
Estimasi merupakan proses meramalkan atau memperkirakan faktor-faktor yang berkaitan dengan pengerjaan suatu proyek, seperti faktor waktu, biaya, dan sumber daya yang dibutuhkan. Estimasi ini diperlukan untuk mendukung keputusan yang baik, menjadwalkan pekerjaan, menentukan berapa lama proyek perlu dilakukan dan berapa biayanya, menentukan apakah proyek layak dikerjakan, mengembangkan kebutuhan arus kas, menentukan seberapa baik kemajuan proyek, serta menyusun anggaran time phased dan menetapkan baseline proyek.

Contoh Estimasi
Salah satu jenis estimasi adalah estimasi biaya. Berikut adalah contoh dari estimasi biaya yang berkaitan dengan rencana pembangunan rumah:
Untuk rencana pembangunan rumah sederhana seluas 100m2, biaya satuannya katakanlah sebesar Rp945.000,- per m2. Maka biaya total (biaya konseptual) dalam pembangunan rumah tersebut adalah 100m2 x Rp945.000,- = Rp94.500.000,- (akurasinya -30% hingga +50%). Sedangkan untuk rencana pembangunan rumah mewah seluas 600m2, biaya satuannya katakanlah sebesar Rp4.250.000,- per m2. Maka biaya total (biaya konseptual) dalam pembangunan rumah tersebut adalah 600m2 x Rp4.250.000,- = Rp2.550.000.000,- (akurasinya -30% hingga +50%).

Bila rencana pembangunan rumah di atas telah memiliki dokumen rencana yang lengkap, maka estimasi biayanya dapat dilakukan secara detail dengan menghitung volume dan biaya satuan tiap komponen bangunan sehingga diperoleh biaya total yang lebih akurat (-5% hingga +15%).

2. Sebutkan teknik-teknik estimasi pada proyek sistem informasi!

Jawab:
Terdapat tiga teknik estimasi pada proyek sistem informasi, yaitu teknik keputusan professional, sejarah, dan rumus-rumus.
  1. Keputusan Profesional : Katakanlah bahwa Anda merupakan orang yang memiliki pengalaman yang luas dalam membuat program “report generation modules”. Anda melakukannya dengan pendekatan merancang report tersebut dan memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat program tersebut. Setelah mempelajari rancangan program selama 5 menit, Anda sebagai programmer lalu menutup mata selama 5 menit (tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15 hari”. Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni. Keuntungan dari teknik ini adalah cepat, dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka estimasinya pasti akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah dibutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi yang tepat.
  1. Sejarah Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus adalah mengerti tentang sejarahnya. Teknik ini dapat Anda dimulai dengan menuliskan berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Anda dapat membandingkan tugas yang akan diestimasi dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu lanjutkan dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar Anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.
  1. Rumus-rumus : Ada beberapa rumus yang digunakan dalam software estimasi. Salah satu software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO. Software ini dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek, usaha (person months), jadwal, serta jumlah staf untuk fase Preliminary Design, Detailed Design (DD), Code and Unit Tes (CUT), dan System Test.
Sumber :
http://yayuk05.wordpress.com/2007/11/27/estimasi-biaya-perangkat-lunak/
l